1.
Pengertian Topologi Tree (Pohon)
Topologi tree merupakan generalisasi dari topologi
bus, media transmisi berupa kabel yang bercabang tanpa loop tertutup.Topologi
tree selalu dimulai pada titik yang disebut headend. Satu atau beberapa kabel
berasal dari headend.
Topologi Pohon adalah
kombinasi karakteristik antara topologi Star dan topologi Bus. Topologi ini
terdiri atas kumpulan topologi bintang yang dihubungkan dalam satu topologi bus
sebagai jalur tulang punggung atau backbone. Komputer-komputer dihubungkan ke
hub, sedangkan hub lain di hubungkan sebagai jalur tulang
punggung. Topologi jaringan ini disebut juga sebagai topologi jaringan bertingkat.
Topologi ini biasanya digunakan untuk interkoneksi antar sentral dengan hirarki
yang berbeda. Untuk hirarki yang lebih rendah digambarkan pada lokasi yang
rendah dan semakin keatas mempunyai hirarki semakin tinggi. Topologi jaringan
jenis ini cocok digunakan pada sistem jaringan komputer.
Topologi Pohon adalah kombinasi karakteristik antara
Topologi Star dan Topologi Bus. Topologi ini terdiri atas kumpulan topologi
bintang yang dihubungkan dalam satu topologi bus sebagai jalur tulang punggung
atau backbone.
Komputer-komputer dihubungkan ke hub, sedangkan hub lain di hubungkan sebagai
jalur tulang punggung.
Topologi jaringan ini disebut juga sebagai topologi
jaringan bertingkat. Topologi ini biasanya digunakan untuk interkoneksi antar
sentral dengan hirarki yang berbeda-beda. Untuk hirarki yang lebih rendah
digambarkan pada lokasi yang rendah dan semakin keatas mempunyai hirarki
semakin tinggi. Topologi jaringan jenis ini cocok digunakan pada sistem
jaringan komputer.
Pada jaringan pohon, terdapat beberapa tingkatan
simpul atau node. Pusat atau simpul yang lebih tinggi tingkatannya,
dapat mengatur simpul lain yang lebih rendah tingkatannya. Data yang dikirim
perlu melalui simpul pusat terlebih dahulu. Misalnya untuk bergerak dari
komputer dengan node-3 kekomputer node-7 seperti halnya pada gambar, data yang
ada harus melewati node-3, 5 dan node-6 sebelum berakhir pada node-7.
Keungguluan jaringan pohon seperti ini adalah, dapat
terbentuknya suatu kelompok yang dibutuhkan pada setiap saat. Sebagai contoh, perusahaan dapat membentuk kelompok yang terdiri atas
terminal pembukuan, serta pada kelompok lain dibentuk untuk terminal penjualan.
Adapun kelemahannya adalah, apabila simpul yang lebih tinggi kemudian tidak
berfungsi, maka kelompok lainnya yang berada dibawahnya akhirnya juga menjadi
tidak efektif. Cara kerja jaringan pohon ini relatif menjadi lambat. Menurut
jeremyah joel, tapologi ini menggunakan banyak kabel dan di Backbone [Kabel
terbawah] merupakan pusat dari tapologi.
2. Karakteristik
Topologi Tree
Ø Komunikasi
antara Kelompok dilakukan melalui sebuah HUB.
Ø Adanya HUB
Pusat, sebagai pusat data maupun kendali jaringan.
Ø Adanya
pengelompokan Tingkat dalam Kelompok Jaringan yang berbentuk Topologi Star.
Ø Adanya Kabel
Utama / Backbone sebagai penghubung Jaringan.
Karakteristik
yang dimiliki topologi tree mirip dengan Topologi BUS dan Topologi Star. Begitu
juga dengan peralatan, kabel, dan teknik pemasangan. Oleh sebab itu kita tidak
akan membahasnya lebih detail. Apabila kabel penghubung antar-hub putus, maka
jaringan star masih tetap dapat berfungsi, hanya saja hubungan dengan jaringan star
yang lain akan terganggu.
3. Kelebihan Topologi Tree
Ø Kelompok Jaringan yang berada dibawah HUB Pusat dapat melakukan
pengembangan atau penambahan client dengan mudah, Scalable.
Ø Komunikasi terjadi secara point to point.
Ø Mengatasi keterbatasan dari topologi jaringan star yang memiliki
keterbatasan pada titik koneksi HUB dan keterbatasan lalu lintas yang diinduksi
pada Topologi Bus.
Ø Karena dilakukan
pengelompokan maka pendeteksian masalah
jadi lebih mudah.
Ø Jika salah satu client mati maka yang lain tidak akan terpengaruh (sifat topologi
star).
Ø Berikut ini
merupakan kelebihan dan kekurangan dari topologi tree yaitu sebagai berikut :
Kekurangan Topologi Tree
Ø Kinerja jaringan secara keseluruhan bergantung pada HUB Pusat, apabila
HUB rusak maka jaringan akan terganggu. (sifat topologi star).
Ø Komunikasi yang tidak bisa dilakukan secara langsung antar
komputer, melainkan harus melalui HUB terlebih dahulu.
Ø Karena melalui sebuah kabel utama maka lalu lintas data sangat
padat.
Ø Meskipun dari segi pendeteksian masalah lebih mudah, namun dari segi
perawatan topologi ini cukup sulit.





Tidak ada komentar:
Posting Komentar